Rabu, 08 April 2015

jumlah Tekanan Refrigerant didalam AC bus

kali ini penulis membahas jumlah tekanan Refrigeran didalam AC bus tentunya setiap sistem AC seperti, AC Rumah, AC perkantoran, AC hotel dan gedung-gedung bertingkat lainya akan mempunyai tekanan Refrigerant yang berbeda-beda melihat dari segi kapasitas sistem AC yang mampu menampung Fluida cair seperti Refrigerant
langsung ketopik aja gan :D

AC bus mempunyai kapasitas pendinginan hingga 11.000 BTU/h maka di butuhkan jumlah refrigerant yang cukup banyak hingga 6 Kg berat Refrigerant yang ada di dalam sistem AC BUS
dengan banyaknya refrigerant maka tekanan yang dihasilkan dari proses Kompresi kompresor kesemua komponen agar terciptanya siklus refrigerasi. maka tekanan normal untuk mencapai temperatur tertentu didalam ruangan bus didapat tekanan discharge 250 Psi dan Tekanan suction 30 Psi

Rabu, 25 Februari 2015

komponen utama bus air conditioning

1.       Kompresor


Kompresor yaitu suatu mesin yang berfungsi untuk memampatkan atau menaikkan tekanan atau memindahkan fluida gas dari suatu tekanan statis rendah ke keadaan tekanan statis yang lebih tinggi pada sisi tekanan tinggi dari sistem dan menghisap gas bertekanan rendah pada sisi intake (sisi tekanan rendah).

Jenis-jenis kompresor yaitu     :

·         Kompresor Torak (Reciprocating)
·         Kompresor Putar (Rotary)
·         Kompresor Heliks atau Sekrup (Helix or Screw)
·         Kompresor Skrol (Scroll)
·         Kompresor Sentrifugal (Centrifugal)
Ada 3 kerja yang dilakukan oleh kompresor yaitu :
·         Fungsi penghisap :proses ini membuat gas refrigerant dari evaporator menjadi bertekanan rendah dan temperatur yang rendah sebelum masuk kedalam kompresor
·         Fungsi penekan :proses ini membuat gas refrigerant dapat ditekan sehingga membuat temperatur dan tekananya tinggi lalu refrigerant masuk kedalam kondensor dan terjadi proses kondensasi yang menyebabkan refrigerant didalam kondensor mengalami kenaikan temperatur dan tekanan tinggi
·         Fungsi pemompaan :proses ini dapat dioperasikan secara kontinyu dengan mensirkulasikan refrigerant berdasarkan hisapan dan kompresi

2.       Kondensor 


Kondensor yaitu suatu komponen utama dari 4 komponen sistem refrigerasi fungsi kondensor sendiri merupakan komponen yang digunakan untuk merubah fluida gas refrigerant bertekanan tinggi menjadi fluida cairan. alat tersebut alat penukar kalor yang berfungsi untuk melepaskan kalor dari refrigerant, sehingga kalor berubah fasa dari uap menjadi cair. kalor dilepas dikondensor berasal dari kalor yang diserap oleh evaporator dan berasal dari kerja kompresi. kondensor terdiri dari coil dan fin yang berfungsi untuk mempercepat proses transfer perpindahan panas dari temperatur yang lebih tingg ke temperatur yang lebih rendah refrigerant ketika udara tertiup diantaranya. kondensor ditempatkan didepan radiator yang pendinginanya dijamin oleh blower.

3.       Katup ekspansi


Katup ekpansi yaitu untuk mengatur laju aliran refrigerant yang masuk ke evaporator dari liquid line sehingga sesuai dengan laju penguapan refrigerant di evaporator dan menjaga beda tekanan antara sisi tekanan tinggi dan sisi tekanan rendah sehingga terjaga tekanan yang diinginkan.
Tekanan dan temperatur refrigerant yang berbentuk cair dari kondensor dan dari filter dryer harus diturunkan supaya refrigerant menguap, dengan demikian penyerapan  panas dan perubahan bentuk zat pendingin dari cair menjadi gas akan berlangsung dengan sempurna sebelum keluar evaporator. untuk itulah pada saluran masuk evaporator dipasang katup ekspansi yang berfungsi untuk menurunkan tekanan tinggi ke tekanan rendah dan menurunkan temperatur tinggi dan temperatur rendah dan terjadi perubahan fasa didalam katup ekspansi dari cair menjadi gas, katup ekspansi diatur sedemikian rupa agar dapat membuka dan menutup sesuai dengan temperatur evaporator yang diinginkan atau tekanan didalam sistem pendingin.

4.       Evaporator 


Refrigerat cair dari receiver dryer dan kondensor mengalami perubahan fasa dari liquid menjadi uap ketika berada dalam evaporator, maka dari itu evaporator berfungsi menyerap panas agar penyerapan panas ini berlangsung dengan sempurna, pipa-pipa evaporator diperluas permukaanya dengan memberi sirip evaporator dan blower supaya udara dingin yang dihasilkan evaporator diserap blower dan disalurkan kedalam ruangan yang dikondisikan, sirip evaporator biasa digunakan untuk temperatur-temperatur di atas nol sangat efektif bila yang didinginakn adalah udara atau fluida dalam bentuk gas. evaporator berdasarkan kontruksinya memiliki 3 bagian, yaitu :
1.tubular
2.plate surface
3.finned
·         Tubular
1.Jenis pipa pipa spiral dengan bentuk-bentuk umum adalah
a.koil zig-zag rata
a.koil trombone oval
2.jenis pipa ganda
3.jenis shell and tube
a.jenis sekat plate (plate baffel )
b.jenis sekat batang (rod baffle)
            turbular atau plate surface biasa digunakan untuk temperatur dibawah nol derajat celcius yang mana pengaruh defrost tidak jadi masalah.
            Finned evaporator (evaporator bersirip)adalah evaporator yang dilengkapi sirip-sirip baik disisi tabung bagian dalam maupun disisi tabung bagian luar, digunakan untuk meningkatkan laju perpindahan panas pada fluida dan laju perpindahan panas ke liquid lebih besar dibanding ke gas.